Infografis lanskap laporan Tracer Study SMK Muhammadiyah 2 Bantul (Mudaba) Lulusan 2025. Menampilkan ilustrasi maskot profesional, diagram persentase 77% alumni bekerja dengan waktu tunggu singkat 100%, 16% wirausaha, 7% studi lanjutan, serta grafik keselarasan bidang keahlian 100% dan profil studi lulusanData Tracer Study 2026 SMK Mudaba

BANTUL, 5 November 2026 — SMK Muhammadiyah 2 Bantul (Mudaba) merilis hasil Tracer Study Lulusan Tahun 2025 yang menunjukkan kualitas lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di tengah persaingan dunia kerja. Sebanyak 77% alumni tercatat bekerja, 16% berwirausaha, dan 7% melanjutkan studi. Seluruh alumni yang bekerja memperoleh pekerjaan dengan waktu tunggu singkat, yakni satu tahun atau kurang, dan seluruhnya bekerja atau berwirausaha di bidang yang sesuai dengan kompetensi keahlian yang ditekuni selama di SMK.

Tracer study dilaksanakan oleh Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Muhammadiyah 2 Bantul melalui laman tracervokasikemendikdasmen.go.id pada 1 September hingga 30 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi instrumen evaluasi untuk mengukur keterserapan lulusan, relevansi kurikulum, dan keselarasan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Hasil pelacakan jejak lulusan (tracer study) memperlihatkan sejumlah capaian utama:

  • 77% alumni bekerja. Mayoritas lulusan terserap oleh dunia kerja.
  • 100% waktu tunggu singkat. Seluruh alumni yang bekerja mendapatkan pekerjaan dalam waktu satu tahun atau kurang.
  • 16% alumni berwirausaha. Sebagian lulusan memilih menciptakan lapangan usaha secara mandiri.
  • 7% alumni melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  • 100% keselarasan bidang. Seluruh alumni yang bekerja dan berwirausaha menjalankan pekerjaan atau usaha yang sesuai dengan kompetensi keahlian selama di SMK.

Dari sisi profil studi, 75% alumni yang melanjutkan pendidikan memusatkan waktunya pada kegiatan akademik. Sementara itu, 25% lainnya menempuh studi sambil tetap menjalankan usaha mandiri, yang mencerminkan semangat kewirausahaan lulusan sejalan dengan identitas Mudaba sebagai smart and islamic entrepreneur school.

Ketua BKK SMK Muhammadiyah 2 Bantul, Nurrahmat Wahid Jamaluddien, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata arah pendidikan vokasi di SMK Muhammadiyah 2 Bantul. “Hal ini merupakan keberhasilan dari komitmen SMK Muhammadiyah 2 Bantul dalam mencetak lulusan siap kerja, dan ini merupakan kebanggaan bagi kami,” ujar Nurrahmat.

Hasil tracer study ini akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan program sekolah, mulai dari pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, penguatan kemitraan dengan DUDI, hingga pendampingan kewirausahaan dan penyaluran lulusan melalui BKK.

Tentang SMK Muhammadiyah 2 Bantul

SMK Muhammadiyah 2 Bantul (Mudaba) adalah sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang mengusung konsep smart and islamic entrepreneur school. Sekolah ini berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter Islami, siap kerja, dan berjiwa wirausaha.

Informasi Lebih Lanjut

  • Situs web: smkmudabantul.sch.id
  • Instagram dan TikTok: smk_mudaba
  • Facebook dan YouTube: SMK Muhammadiyah 2 Bantul
  • Kontak media: 088215225122