Monitori dari Majelis Dikdasmen PNF PDM Bantul

Bantul, 4 September 2026 – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan Monitoring Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Kabupaten Bantul Tahun Pelajaran 2026/2027 Semester 1 pada Jumat (4/9/2026) di SMK Muhammadiyah 2 Bantul. Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Drs. H. Dwi Suranto, M.Pd. dan dihadiri oleh jajaran manajemen SMK Muhammadiyah 2 Bantul. Monitoring dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan serta penguatan tata kelola sekolah Muhammadiyah yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, tim monitoring melakukan evaluasi dan telaah terhadap berbagai aspek strategis penyelenggaraan pendidikan, meliputi pengembangan sekolah, pelaksanaan program unggulan, pengelolaan keuangan, keterlibatan stakeholder, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), hingga implementasi budaya sekolah yang menjadi identitas dan karakter lembaga pendidikan Muhammadiyah.

Kepala sekolah beserta manajemen SMK Muhammadiyah 2 Bantul memaparkan berbagai capaian, program pengembangan, serta strategi peningkatan kualitas layanan pendidikan yang telah dan sedang dilaksanakan. Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pembelajaran, serta kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak. Dalam arahannya, Drs. H. Dwi Suranto, M.Pd. menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap kegiatan persekolahan. Menurutnya, SOP yang dijalankan secara tertib dan berkesinambungan akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola sekolah yang profesional, efektif, dan akuntabel.

“Seluruh kegiatan persekolahan harus dilaksanakan sesuai SOP yang telah ditetapkan. Selain itu, keterlibatan orang tua dan masyarakat perlu terus diperkuat karena keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh stakeholder,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau mengapresiasi berbagai program yang telah dikembangkan oleh SMK Muhammadiyah 2 Bantul dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dan membangun budaya sekolah yang positif. Sinergi antara sekolah, orang tua, dunia usaha dan dunia industri, serta masyarakat diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui kegiatan monitoring ini, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Bantul berharap seluruh sekolah dan madrasah Muhammadiyah terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), memperkuat budaya mutu, serta meningkatkan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pendidikan demi terwujudnya sekolah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing.