
Yogyakarta 01 Oktober 2026 – Dalam rangka memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata serta memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri, siswa kelas X, XI, dan XII Program Keahlian Pemasaran (PM) mengikuti kegiatan Mini Class dan Outing Class ke Manna Kampus dan Jogja City Mall (JCM). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang memungkinkan peserta didik memperoleh wawasan langsung mengenai operasional bisnis ritel modern.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Manna Kampus, salah satu pusat perbelanjaan yang banyak melayani kebutuhan mahasiswa dan masyarakat umum. Dalam kesempatan tersebut, siswa tidak hanya mendengarkan pemaparan materi dari pihak industri, tetapi juga diajak untuk melihat secara langsung proses bisnis yang berlangsung di lapangan. Berbagai pengetahuan dan pengalaman baru diperoleh siswa mengenai dunia kerja, mulai dari keterampilan yang harus dimiliki oleh tenaga kerja di bidang ritel, budaya kerja profesional, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama tim, hingga pentingnya sikap pelayanan yang baik kepada pelanggan.
Selama sesi Mini Class, siswa mendapatkan penjelasan mengenai bagaimana sebuah usaha ritel dapat beroperasi secara efektif dan efisien. Narasumber menjelaskan berbagai aspek penting dalam pengelolaan toko, mulai dari proses pengadaan barang, penerimaan barang dari supplier, proses pemeriksaan kualitas dan jumlah barang, penyimpanan di gudang, hingga pendistribusian produk ke area penjualan. Siswa juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan dan teknologi yang digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari untuk mendukung kelancaran proses bisnis.
Tidak hanya menerima materi, siswa diajak berkeliling untuk melihat secara langsung kondisi gudang dan sistem penyimpanan barang yang diterapkan di Manna Kampus. Mereka mengamati bagaimana barang-barang dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu, bagaimana sistem pencatatan stok dilakukan, serta bagaimana penataan gudang yang baik dapat membantu mempercepat proses distribusi dan pelayanan kepada pelanggan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai pentingnya manajemen persediaan dalam dunia ritel.
Selain itu, peserta juga mempelajari bagaimana produk ditata di area penjualan agar menarik perhatian konsumen dan memudahkan pelanggan menemukan barang yang dibutuhkan. Siswa memahami bahwa penataan produk bukan dilakukan secara sembarangan, melainkan mengikuti standar dan strategi tertentu yang telah ditetapkan perusahaan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan berbelanja sekaligus mendukung peningkatan penjualan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di Jogja City Mall (JCM). Pada lokasi ini, siswa melakukan observasi terhadap berbagai tenant dan toko ritel modern yang beroperasi di pusat perbelanjaan tersebut. Mereka mengamati secara langsung penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam penataan produk, pengelolaan area penjualan, hingga strategi promosi yang digunakan untuk menarik minat konsumen.
Siswa juga diberikan kesempatan untuk mengamati berbagai bentuk media promosi yang dipasang di area toko. Mulai dari display produk unggulan, rak promosi, penempatan produk diskon, hingga penggunaan materi promosi yang dirancang untuk meningkatkan daya tarik pelanggan. Dari pengamatan tersebut, siswa dapat memahami pentingnya visual merchandising sebagai salah satu strategi pemasaran yang efektif dalam dunia ritel.
Selain aspek pemasaran, perhatian siswa juga tertuju pada bagaimana karyawan memberikan pelayanan kepada pelanggan. Mereka mengamati sikap ramah, kesigapan dalam membantu pelanggan, kemampuan komunikasi, serta penyelesaian kebutuhan pelanggan secara profesional. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata bahwa keberhasilan sebuah usaha ritel tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumen.
Melalui kegiatan Mini Class dan Outing Class ini, siswa memperoleh banyak pengetahuan, pengalaman, dan wawasan baru yang tidak hanya dipelajari melalui teori di ruang kelas. Pengalaman melihat langsung proses bisnis dan operasional ritel memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kompetensi yang harus dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal budaya industri, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan sikap profesional sejak dini.
Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, peserta didik semakin siap menghadapi tantangan dunia usaha dan dunia industri serta mampu mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Dengan belajar langsung dari pelaku industri, siswa memperoleh pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal dalam meraih kesuksesan di masa depan.
“Belajar dari industri secara langsung memberikan pengalaman yang tidak tergantikan. Apa yang dilihat, didengar, dan diamati siswa selama kegiatan ini menjadi bekal penting untuk membangun kompetensi, karakter, dan profesionalisme sebagai calon tenaga kerja masa depan.”
#SMKBisa #SMKHebat #Pemasaran #OutingClass #MiniClass #MannaKampus #JogjaCityMall #LinkAndMatch #DuniaKerja #PembelajaranKontekstual




